2026-09-06
Banyak anak menggunakan chatbot dan asisten virtual bertenaga AI dalam kehidupan sehari-hari mereka. Mereka berinteraksi dengan perangkat tersebut untuk mengajukan pertanyaan, berbagi kekhawatiran, bercakap-cakap, atau membicarakan emosi mereka, karena perangkat tersebut cepat merespons dan tampak tidak menghakimi. Bagi orang tua, mendengar anak-anak berkata, "AI lebih memahami saya" atau ketika mereka mulai curhat kepada chatbot alih-alih anggota keluarga, bisa jadi hal itu mengganggu. Namun, ini tidak selalu berarti anak tersebut menolak orang tuanya. AI mungkin hanya terasa pribadi, mudah diakses, dan tidak terlalu menakutkan. Tujuannya bukanlah untuk bersaing dengan teknologi, tetapi untuk memahami apa…










