Saat menggunakan platform media sosial, Anda mungkin pernah melihat pesan "DM saya" di postingan atau bagian komentar. Saat itu, Anda mungkin bertanya-tanya: Apa itu DM? Itu bukan kode apa pun; itu adalah layanan Pesan Langsung yang ditawarkan oleh berbagai platform digital untuk memungkinkan orang melakukan percakapan satu lawan satu.
Untuk pemahaman yang lebih mendalam, teruslah membaca blog ini. Di sini kita akan membahas secara detail apa itu DM di Twitter, Instagram, dan Facebook, serta berbagi petunjuk langkah demi langkah. Kita juga akan membahas risiko yang terkait dengan penggunaan DM dan menawarkan kiat-kiat efektif untuk daring yang aman.
Apa itu DM?
Pesan langsung (DM) adalah bentuk komunikasi pribadi antar pengguna di berbagai media sosial . Awalnya, pesan langsung menjadi populer melalui peluncuran Twitter, yang menyediakan komunikasi satu lawan satu bagi pengguna, bukan hanya berinteraksi melalui tweet publik.
Perlu dicatat bahwa layanan DM biasanya berfungsi seperti pesan teks atau email; namun, layanan ini tetap berada di dalam aplikasi. Dengan demikian, hanya pengguna yang terlibat dalam percakapan yang dapat melihatnya. Sebagian besar platform memungkinkan Anda mengirim materi yang kaya melalui DM. Misalnya, Anda dapat mengirim gambar, video pendek, pesan suara, GIF, stiker, dan URL untuk membuat komunikasi lebih interaktif.



Meskipun DM dianggap lebih pribadi daripada postingan publik, platform memiliki aturan tersendiri mengenai siapa yang dapat mengirim DM kepada siapa. Misalnya,
- Instagram memungkinkan Anda mengirim pesan pribadi (DM) kepada maksimal 15 pengguna sekaligus.
- Facebook hanya mengizinkan pengguna untuk mengirim pesan langsung (DM) ke suatu merek setelah mereka "menyukai" halaman merek tersebut.
- Twitter mengharuskan pengguna untuk saling mengikuti sebelum mengirim DM, dan Anda dapat mengirim DM hingga ke 50 pengguna sekaligus.
Menurut Statista , sekitar 94,5% pengguna internet global menggunakan daring . Data ini menunjukkan betapa umumnya pesan pribadi (DM) di seluruh dunia.
Saatnya memasang alarm keamanan untuk anak-anak Anda.
Mengapa orang menggunakan DM?
Semoga, sekarang pertanyaan Anda tentang apa itu DM sudah sedikit lebih jelas. Untuk pemahaman yang lebih baik, berikut beberapa alasan bantuan Anda mengetahui mengapa kebanyakan orang lebih suka menggunakan fitur DM di berbagai platform media sosial!



- Percakapan pribadi dan satu lawan satu : Banyak orang menggunakan DM karena memungkinkan mereka untuk dengan bebas mengekspresikan perasaan dan pendapat mereka dalam pengaturan tanpa takut akan reaksi publik.
- Berbagi informasi sensitif atau pribadi : Terkadang Anda ingin berbagi detail seperti nomor telepon pribadi, alamat rumah, dll. yang tidak terlihat publik. Dengan cara ini, menggunakan layanan DM mengurangi risiko berbagi informasi berlebihan dan bantuan menjaga batasan pribadi.
- Membangun koneksi dan jaringan : Selain hal-hal di atas, pesan langsung memang merupakan alat yang ampuh dalam jaringan dan kolaborasi profesional. Misalnya, bisnis menggunakannya untuk terhubung langsung dengan pelanggan, menjawab pertanyaan mereka, dan memberikan dukungan secara real-time tanpa mempublikasikan masalah tersebut.
Demikian pula, teman sekelas atau kolega menggunakan DM untuk mendiskusikan proyek dengan nyaman, menjajaki peluang, atau meminta informasi dengan cara yang lebih personal.
Cara mengirim DM: Panduan langkah demi langkah
Baik Anda ingin berinteraksi dengan teman, merek, atau kolega, mengetahui cara mengirim pesan langsung (DM) melalui media sosial sangatlah penting. Untuk bantuan Anda, kami membagikan tutorial langkah demi langkah yang detail untuk bantuan Anda mengirim DM di saluran media sosial populer seperti Instagram dan Twitter.
Langkah-langkah mengirim DM di Instagram
Langkah 1 : Buka aplikasi Instagram di ponsel Anda. Sekarang, lihat di area kanan atas layar dan ketuk ikon gelembung obrolan untuk membuka kotak masuk Anda.
Instagram biasanya akan memuat halaman beranda saat Anda pertama kali membuka aplikasi. Namun, jika tidak, ketuk terlebih dahulu ikon berbentuk rumah di pojok kiri bawah layar.
Langkah 2 : Selanjutnya, cari ikon pesan baru (pensil & selembar kertas) di pojok kanan atas. Namun, jika Anda sudah memiliki percakapan yang sedang berlangsung, Anda dapat mengetuk nama penerima di kotak masuk Anda untuk membuka obrolan.



Langkah 3 : Sekarang di obrolan baru, Anda akan memilih kontak dari daftar saran, atau ketik nama pengguna seseorang ke dalam bilah "Cari". Perlu diingat bahwa jika Anda mengirim pesan langsung kepada orang yang tidak mengikuti Anda, obrolan Anda mungkin masuk ke folder "Permintaan Pesan", dan mereka mungkin tidak melihatnya di kotak masuk utama mereka.
Langkah 4 : Setelah Anda memilih kontak yang diinginkan, ketuk kolom teks di bagian bawah layar dan mulailah menuliskan apa yang ingin Anda sampaikan.
- Untuk mengirim foto, ketuk ikon foto di sebelah kanan kolom teks dan pilih salah satu sekarang.
- Untuk merekam pesan suara, ketuk dan tahan mikrofon . Saat Anda mengangkat jari, pesan akan terkirim secara otomatis.
- Untuk mengirim stiker atau GIF, ketuk ikon Stiker di paling kanan kolom teks.
Langkah-langkah mengirim DM di Twitter
Langkah 1 : Buka aplikasi Twitter dan ketuk ikon huruf di pojok kanan bawah layar Anda. Jika Anda menggunakan desktop, pilih tab “Pesan” di bawah “ Notifikasi ” di sebelah kiri layar Anda.



Langkah 2 : Pilih ikon Pesan baru, biasanya berupa amplop biru-putih.



Langkah 3 : Sekarang Anda dapat mencari pengguna berdasarkan @handle Twitter atau nama mereka.



Langkah 4 : Ketik dan kirim pesan Anda. Jika DM Anda terbuka atau Anda saling mengikuti, mereka dapat melihat pesan tersebut tanpa menerimanya.



Langkah 5 : Selesai! Jika penerima Anda telah mengaktifkan tanda terima baca, Anda akan dapat melihat apakah mereka telah membaca pesan Anda atau belum.
Risiko yang terkait dengan DM
DM menawarkan cara mudah untuk berbagi opini dan pemikiran daring dengan orang-orang yang berada jauh. Namun, di saat yang sama, hal ini juga menimbulkan banyak risiko, terutama bagi remaja. Mari kita lihat risiko-risiko tersebut!



Perundungan dan pelecehan siber
Ada kemungkinan besar bahwa individu tidak dikenal yang ditambahkan ke kontak media sosial Anda akan mengirimkan pesan pribadi (DM) kepada Anda dengan pesan yang menyakitkan, mengancam, atau agresif.
Menurut sebuah pusat penelitian perundungan siber, 38% remaja melaporkan menerima pesan teks yang mengancam, dan banyak juga yang mengalami pelecehan terkait identitas, ras, atau agama. Menjadi sasaran pesan pribadi yang berbahaya dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan dampak emosional negatif lainnya.
Konten yang tidak diminta atau tidak pantas
Selain itu, remaja dapat menerima gambar, video, atau pesan eksplisit melalui DM tanpa peringatan. Anda tahu bahwa paparan konten yang tidak pantas di usia dini dapat merusak pikiran dan berdampak negatif pada kepribadian mereka secara keseluruhan. Sebuah laporan yang diterbitkan di Internet Safety 101 mengungkapkan bahwa hampir 59% anak muda melaporkan interaksi seksual daring
Pelanggaran privasi dan penyalahgunaan data
Seseorang mungkin mengirimkan tautan melalui pesan pribadi (DM) yang tampaknya berasal dari sumber tepercaya, dan mengklik tautan tersebut dapat menyebabkan pencurian data, instalasi malware, atau serangan phishing. Demikian pula, berbagi informasi pribadi atau media melalui DM dengan pengguna yang tidak tepercaya dapat menyebabkan pemerasan. Oleh karena itu, sangat penting untuk berhati-hati terhadap setiap pesan yang Anda buka atau balas.
Bagaimana cara menggunakan DM dengan aman?
Mengingat kekhawatiran tentang privasi dan keamanan di atas, Anda mungkin bertanya-tanya apakah aman menggunakan layanan DM. Anda tidak perlu khawatir; di bawah ini adalah kiat-kiat praktis yang dapat bantuan memastikan percakapan digital yang aman.
Sesuaikan pengaturan privasi
Di media sosial, tujuan utama Anda adalah membangun koneksi, bukan? Tidak jelas apakah orang yang Anda tambahkan sebagai teman itu dapat dipercaya.
Untungnya, platform digital seperti Instagram, Facebook, dan Twitter menawarkan fitur privasi yang memungkinkan pengguna mengontrol siapa yang dapat mengirim pesan pribadi (DM) kepada mereka. Misalnya, Anda dapat membatasi pesan hanya kepada teman, pengikut, atau kontak yang disetujui, dan bahkan menyaring permintaan dari pengguna tidak dikenal . Dengan demikian, bantuan Anda menjaga lingkungan perpesanan yang lebih aman.
Kenali tanda-tanda peringatan dalam percakapan
Demikian pula, jika Anda menerima pesan pribadi (DM) dari pengguna tidak dikenal daring , waspadai beberapa tanda bahaya. Misalnya, periksa apakah mereka meminta informasi sensitif atau mengirim konten eksplisit . Selain itu, jika tidak dikenal mengirimkan tautan mencurigakan kepada Anda melalui DM, berhati-hatilah dan jangan membalasnya.
Tetapkan batasan untuk komunikasi
Selalu merupakan praktik yang baik untuk memiliki aturan yang jelas mengenai interaksi digital Anda. Anda harus memutuskan terlebih dahulu dengan siapa Anda akan berkomunikasi dan berapa lama. Selain itu, biasakan diri Anda dengan fitur pemblokiran, pelaporan, dan pembisuan untuk melindungi akun Anda dari koneksi yang tidak diinginkan.
Kontrol orang tua dan keamanan DM untuk anak-anak
Di dunia digital saat ini, anak-anak sering menggunakan media sosial sejak usia dini, sehingga bimbingan orang tua sangat penting untuk pengalaman digital yang aman. Ingatlah bahwa menerima pesan tidak dikenal itu mengkhawatirkan bagi orang dewasa, apalagi jika yang menerimanya adalah anak-anak.
Namun, hanya menonton anak-anak menjadi korban penipuan bukanlah hal yang dapat diterima, karena dapat menyebabkan konsekuensi serius. Sebagai orang tua, Anda harus proaktif. Untuk bantuan , berikut beberapa tips efektif untuk mengurangi risiko dari pesan pribadi (DM) yang tidak aman di media sosial.
Dorong komunikasi terbuka
Luangkan waktu bersama anak-anak Anda dan bicaralah secara terbuka dengan mereka tentang risiko daring terkait pesan-pesan tidak dikenal . Ingatlah bahwa kesadaran adalah garis pertahanan pertama; jika mereka tahu apa yang harus diwaspadai, mereka cenderung tidak akan menjadi korban.
Ajari mereka praktik digital yang aman
Sampaikan satu hal dengan sangat jelas kepada anak-anak Anda: Jangan pernah mempercayai atau menanggapi pesan tidak dikenal , meskipun teksnya tampak ramah. Beri tahu anak-anak Anda untuk tidak pernah mengklik tautan apa tidak dikenal yang diterima melalui pesan teks.
Sampaikan satu hal dengan sangat jelas kepada anak-anak Anda
Jangan pernah mempercayai atau menanggapi pesan tidak dikenal , meskipun teksnya tampak ramah. Selain itu, Anda harus menunjukkan kepada anak Anda bahwa jika mereka menerima pesan spam, mereka dapat membatasinya hanya dengan mengklik nomor tersebut dan memilih blokir atau laporkan.
Penggunaan kontrol orang tua



kontrol orang tua bawaan , tetapi kontrol tersebut tidak menawarkan pemantauan secara real-time. Itulah mengapa sebaiknya Anda menggunakan aplikasi kontrol orang tua FlashGet Kids karena aplikasi ini menggabungkan banyak fitur yang membuat Anda selalu mendapatkan informasi terbaru tentang interaksi anak-anak Anda secara real-time.
Kesimpulan
Dari pembahasan di atas, Anda akan menerima jawaban yang jelas dan detail tentang apa itu pesan DM, yang menjawab semua pertanyaan Anda, termasuk yang berkaitan dengan keamanan. Meskipun DM menawarkan cara pribadi untuk berkomunikasi daring risiko interaksi dengan orang asing menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi remaja. Bagi orang tua, disarankan untuk membimbing anak-anak mereka tentang kebiasaan digital yang aman dan menggunakan FlashGet Kids untuk perlindungan digital yang lebih baik.

